Tampilkan postingan dengan label Tentang Saya. Tampilkan semua postingan

Mencoba Menjadi Dewa

Aku memang sibuk.
Sibuk dengan buku-buku ku yang dianggap mereka bacaan pemuda frustasi yang tinggal menunggu maut. Atau paling tidak sedikit dari mereka kalau buku-buku itu hanya bacaan pemuda kurang kerjaan yang mendedikasikan dirinya untuk masa lampau, masa dimana mungkin ibuku belum lahir disana. Ya, mungkin masa dimana kakek dan nenekku baru mengenal cinta.

Aku memang sibuk.
Sibuk dengan doktrin-doktrin dari bacaan hingga tontonanku yang mereka anggap 'not important'. Banyak teman sejawad yang mungkin heran dan sedikit menyindir tentang Soe Hok Gie. "Soe Hok Gie? Siapa itu? China mana yang kau kagumi itu? Kau atheis?"
Manusia memang diciptakan untuk men-judge dengan apa yang mereka lihat, bukan yang mereka tahu lebih dulu.
Aku tak akan panjang lebar bicara Gie disini, percuma, tidak akan ada yang mengerti.

Aku memang sibuk.
Sibuk dengan idealisme konyol ku tentang pandangan politik. Banyak kawan juga yang mencibir: "Ngurusin politik? Mau bagaimanapun negara kita akan tetap seperti ini!". Ya, manusia dibebaskan untuk berkomentar, jelas di Pasal 28A-J UUD 1945 tentang Hak Asasi Manusia. Aku cukup diam.
Masalah mengapa aku kadang sibuk dengan idealisme konyol ku tentang politik, jelas menurutku dan menurut yang kubaca dari Gie "Mendiamkan kesalahan adalah kejahatan". Aku berkomentar sesuai apa yang aku lihat, dan tentu dengan mengkaji dulu, dan aku tidak sekedar ngoceh, tapi aku mencoba menggali dan memberi solusi.

"Aku akan bertahan pada prinsip-prinsipku, lebih baik diasingkan daripada menyerah pada kemunafikan". Ungkapan Gie ini mungkinlah pantas menjadi landasan berfikir ku, karena selagi aku yakin dan percaya dengan apa yang kufikirkan, akan selalu kuperjuangkan itu. Aku tak akan takut plintat-plintut menghancurkan hematku. Karena aku pun tahu, mahasiswa dan pelajar Indonesia adalah pelajar-pelajar yang tercipta dalam kondisi yang keras dan disiplin, jadi semua akan membentuk sebuah pemikiran yang kokoh dan pendirian yang teguh.

Aku memang sibuk.
Sibuk sehingga aku sedikit melupakan sebuah euforia anak muda, euforia yang mereka sebut sebagai manis madunya usia belasan. Usiaku sudah 19tahun, aku dikira sudah usia 30an tahun dengan sikap-sikap sok sibuk dan sok idealisme ku ini. Euforia anak muda, senang-senang, hura-hura, hingga bermain pada kemunafikan. Ku katakan, aku mungkin tidak seperti itu, walaupun kalau disuguhkan mainan cantik, mungkin aku goyah, tapi lebih baik kutegaskan, semua sesuai kehendak ilahi.

Euforia cinta masa muda.
Ya, aku tak ketinggalan perihal itu. Semua kurasakan, mengagumi si A, kemudian mencintainya, lalu aku bersikap pasif, karena aku tahu, semua tidak akan lebih indah apabila aku teguh pada "perjuangan" meraih mimpi-mimpiku. Mungkin masih banyak ambisi dan obsesi ku hingga aku seakan menyampingkan cinta. Padahal, ya aku butuh.

Ucapan demi ucapan keluar : "Mana ada wanita muda yang mau dengan anak lelaki biasa saja dengan bacaan tahun 80an", "Dia terlalu sibuk ngurusin politik, jadi wanita takut tak keurus kalau sama dia". Sudah biasa. Dan aku bahagia dengan cara ini, aku membentuk karakter yang mungkin tanpa usaha pun akan terbentuk, tapi aku akan membentuknya sendiri, agar aku tahu bagaimana cara menghargai dan mencintai sebuah proses.

"Ada pria dan wanita yg begitu merasa kesepian, sehingga mereka percaya bahwa Tuhan pun kesepian" Gie. Jadi seorang intelek itu harus berani kesepian dan berani dibenci. Namun aku masih terlalu banyak kawan yang tahu dan cukup mencintaiku, untuk membentuk suatu idealisme, bahwa peleburan beberapa karakter dibutuhkan. Bukan untuk perbandingan, namun pengembangan.

Posted in | Leave a comment

Sekarang Gue 17 Tahun

Temen gue bilang kalo usia 17 tahun itu cuma satu kali dalam seumur hidup, ya iyalah! gue umur satu tahun aja cuma sekali. Ada juga temen gue yang ngomong ,pas usia 17 itu mesti dirayain nya, karena katanya ini adalah fase menuju kedewasaan diri. Lah, kalo jadi dewasa juga gue udah dari dulu usaha nya. Terakhir , temen gue yang paling sarap bilang "udah broo, cukup usia 17 aja, gak usah ada lagi yang ke 18 dan 19 nya" ini orang sinting kali ya, nyumpahin gue mati.

Usia 17 menurut gue sendiri emang usia yang sudah bukan anak-anak lagi, jadi ini lah saat nya gue jadi dewasa. Meskipun proses dan usaha nya itu udah gue mulai dari dulu, dewasa itu susah dan emang butuh waktu, namun selagi gue mampu dan bisa, gue pasti dewasa.

Diawali dari pemikiran gue yang harusnya gue ubah. Dari yang gue masih berfikiran labil, namun sekarang gue mesti mengolah pemikiran gue sematang mungkin, gue harus mengendalikannya, berfikiran positif, meskipun gue sadar bahwa suatu saat pemikiran labil gue akan kembali.

Kembali lagi ke sweet seventeen gue, gue yang berniat ingin dewasa, gue juga harus meilah-milah mana sifat kecil gue yang harus gue lestarikan, dan mana yang harus gue masukin ke dalam kotak dan gue buang jauh dari hidup gue. Ya sama aja kayak kata raditya dika, ngelupain masa lalu itu sama aja memasukin barang-barang ke dalam kotak kemudian untuk berpindah ke tempat yang lebih baik.

Mungkin perilaku aneh gue sebelum usia 17 adalah gue hobby ngentut sembarangan, karena kentut itu hak asasi manusia, jadi gue berhak menggunakan prinsip itu dimanapun namun itu merugikan orang lain, namun jika gue menggunakan prinsip 'kentut itu hak asasi manusia dan buatlah kentutmu menjadi berkualitas" , maka gue harus memperbaiki kualitas kentut gue, dengan menambahi nya beberapa varian rasa dan diiringi dengan orchestra yang merdu

Atau juga kebiasaan gue yang mungkin merungikan gue sendiri tapi sebenernya nikmat buat gue jalani, tau kan? ya, gue suka boker. Dalam WC gue bisa ngabisin waktu lama hanya buat gue boker, rekor terlama gue yaitu 55 menit dalam WC hanya untuk boker, dan pernah suatu hari gue ditinggal tidur sama pacar gue karena dia nungguin sms gue gak bales-bales, gue kan lagi boker, atau yang lebih parah lagi, pacar gue pernah marah-marah dengan gue akibat kebiasaan gue ini, dan berkata :
" heeyyy, kenapa di WC lama banget? lu boker apa tidur?"

gue jawab " maaf ya lama, abisnya tadi lagi curhat di WC"
WC itu ya emang kamar ke dua buat gue sendiri, mungkin gue juga harus merenovasi nya agar lebih fresh untuk gue tempatin dan supaya gue termotivasi untuk mecahin rekor gue itu .

Kembali ke usia 17 gue, gue sendiri gak nyangka banget kalo sekarang usia gue udah 17. Alhamdulillah ya, sol sepatu banget gitu. Ya gue banyak-banyak bersyukur banget sama tuhan, karena ya gak semua manusia umurnya bisa sampe 17 tahun. Termasuk temen kecil gue " Senna Destiawan " yang umurnya cuma nyampe 14 tahun. Iya, dia sahabat terdekat gue dulu, dia udah di surga sekarang. Gue masih inget banget kapan gue terkahir ketemu elu, kapan elu terakhir manggil nama gue, dan yang paling terakhir gue liat wajah elu saat lu terdiam , kaku membisu, dan tersenyum dengan seragam serba putih, namun elu cuma tertidur. Sampe saat ini gue masih merindukan elu bro :)



Jadi, gue akui usia 17 ini memang usia yang istimewa.
Terakhir gue mau mengucapkan terimakasih banyak-banyak terhadap MY HERO :) ibu gue sendiri, yang udah ngelahirin, membesarkan dan mendidik gue sampe sekarang ini, ibu sungguh lah inspirasi terbesar gue.
Special thanks buat MY BELOVED, pacar gue yang selalu setia menemani hari-hari indah gue, suka dan duka pun bertahun gue jalani bersamanya.
Dan tidak lupa buat semua sahabat gue, mulai dari A sampe Z, semuanya. Kalian lah manusia-manusia yang tak terkalahkan.
Terakhir buat semua orang yang mengenal gue tanpa terkecuali, you are my spirit :*

Posted in | Leave a comment

Perkenalan Diri Yang Benar

Assalamuailaikum W.W
puji dan syukur kerhadirat Allah yang maha esa yang memberikan  hidayah untuk menyapa kalian semua dengan riang dan penuh keceriaan . Dan tidak lupa shalawat juga harus gue panjatkan pada nabi besar kita.. ( HEY RIO... Lu mau posting apa mau khutbah jumat sih? ) aduhhh maap, gue lupa hhaa..

Ini mungkin gara-gara gue rajin shalat dan puasa yah jadi tuhan sayang dengan gue ( Tambah gak nyambung bego ). yaudah, dari pada ntar komputer meledak, mending gue langsung introduce aja yah :) gue gak suka basa-basi , karena gue suka nya yang kering-mateng (lohh)

Nama gue Rio Hardianto ,
panggilan nya Rio , atau lu pada mau manggil gue Ariel ? ya alhamdulillah kalo gitu.
Gue lahir di Pedalaman pesisir lembah amazone ????? haa ya bukan lah, gue asli palembang, liat aja muka gue udah kayak pempek kapal selem .
Gue diberojolin emak gue tanggal 20 mei 1995. Zodiak gue banteng, yang jelas-jelas gak sesuai banget sama badan gue yang kecil dan lebig kerempeng dibanding banteng .
Sekolah gue di suatu sekolah yang bukan merupakan sekolah idaman gue :( oohh noo !! STOPP gue kagak mau curhat sekarang. Bisa-bisa gue ngalamin penggalauan dini.

Hobby gue Solat, Ngaji, Nabung dan sedekah.. Tentun itu FITNAH !
hobby gue yang sebenarnya adalah MAEN ! gue hobby banget maen , apa aja yang enak gue maenin , maen gitar, maen drum , maen dokter-dokteran, bahkan cewek pun gue maenin .. apaa?? gue keceplosan haha maksudnya ngejahilin cewek ah !

Disini Gue tidak akan ngambarin tinggi badan gue. Soalnya gue malu, gue ngerasa hina setiap ngomongin hal yang paling gue anggap sensitif itu ! tapi untungnya gue punya oaras yang indah, tampan, dan memukau dan kalo dibandingin dengan Ariel Peterpan tu ya 11-12-13-14-dan seterusnya .

Oh Tidak! kapan gue ganteng?
nunggu kucing udah bertelur kali yah?
Atau nunggu kucing berkaki lima layaknya pedagang kaki lima, yang faktanya hanya memiliki kaki dua , layaknya gue, bokap, dan nyokap gue .
Rio Stop! lu kagak boleh ngomongin kucing terus. dia kan musuh bebuyutan secicitan lu! oke rio gak boleh !

Lanjut ke yang lain deh, Band Favorit gue tu PETERPAN, meskipun Ariel lagi gimana gitu, tapi gue tetp jadi Sahabat Peterpan (yang ini harus serius pokoknya)
waduh mata gue udah mulai pusing nulis ginian , tidur dulu ah . Eh gak jadi, soalnya cucian baju belom kelar :D

Sebenernya disini gue mau berbagi pengalaman tentang kucing, tapi gue takut ntar kucing yang gue omongin keselek, ntar aja dehh , kalo dia udah bertelur.

Kalo masalah pacar, mau diomongin gak yah? yaudah, alhamdulillah pacar gue punya dan gue bahagia. Tapi kayaknya gue lebih bahagia kalo gak ada pacar (hey RIO ! hati-hati ucapanmu) haha becanda kokk,
Ntar bisa-bisa gue dibogem mentah ala pacar, atau gue bisa dapetin siraman rohani secara gratis :D GILA !

Cita-Cita gue mulia kok , gue pengen jadi Imam .
Imam buat keluarga gue sendiri maksudnya hha atau kalo yang lain , gue pengen jadi seorang yang berguna bagi nusa bangsa daerah bumi dunia langit tanah air hingga ke neraka .

Hal-hal yang akan gue post didalem blong ini mungkin bisa menjadi referensi bacaan bagi kalian semua, ya walaupun sebenenya gak penting sihh kalo gue saranin, mending lu baca AlQuran dari pada baca blog gue (lohh , PROMOSI ANEH )
tapi semua pemikiran gue mulai dari hal yang gak penting, Lucu, Sedih , Tragi, Seram, hingga hal-hal jorok pun bakal gue posting. hhe itupun kalo gak di sensor oleh LSI :D

tapi Semoga kalian dapat menikmati blog saya yang memiliki beragam rasa tadi,
akhir kata saya ucapkan Wassalam.

Salam Chibi Chibi :D

Posted in | Leave a comment
Diberdayakan oleh Blogger.

Search

Swedish Greys - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.