Tampilkan postingan dengan label Galau. Tampilkan semua postingan

3 Bahan, 1 rasa, dalam 1 Bungkus Cerita

Ada rasa yang memang tak harus diteruskan, dan ada prasangka yang sudah cukup aku tahu kulitnya. Perasaan sepi yang dulu sangat akrab denganku memang pernah kulepas pergi, aku kira ia bakal lama pergi, ternyata dia kembali. Tapi, aku harus beradaptasi lagi dengan sepi, sudah lama tak jumpa, bahkan rasanya pun aku sudah lupa. Lucu ya, ternyata sepi itu pergi untuk kembali, dia memang banyak diam, namun pasti. Dia juga tak banyak menyakiti, tapi dia buat kelu.

Semua kembali lagi, setelah tidak ada yang bisa aku dapatkan dari ke egoisanku menentang takdir. Aku terlalu asik berusaha, terlalu jumawa berikhtiar, tapi aku lupa satu batasan yang memang membuat aku harus terjun lagi.

Aku lupa bahwa selama ini aku hanya mencari "bonus" dari apa yang aku idam-idamkan. Tapi, bonus nya tinggal isapan jempol. Ternyata kosong. Eh, atau memang aku yang kalah, aku tidak sekuat ambisi ku, aku juga tidak sekuat harapanku. Ya tapi, "sesuatu-yang-pernah-kuanggap-baik-itu" mungkin masih menghantui.

Kamu semangat ya, aku sayang kamu.

-------

Banyak pelajaran yang aku geluti akhir-akhir ini. Panjang perjalanan untuk bisa naik ke kelas selanjutnya. Tapi aku masih gagal dalan ujian yang diselenggarakan. Membuatku harus tetap tinggal disini, dan yang lain, sudah akan naik ke kelas yang lebih tinggi. Banyak yang harus aku perbaiki, memang.

Aku pernah bermimpi bahwa bahagia kamu itu hanya aku, atau aku juga sering berandai-andai kalau yang bisa kamu andalkan itu, cuma aku. Tapi setelah aku terbangun dari tidurku, aku sadar, oh hanya mimpi.

Aku pernah berjanji tak akan pernah lelah untuk selalu ada dan selalu hadir dalam hidupmu. Tapi ternyata aku bukan pria yang bisa menepati janji, aku sendiri yang mengingkarinya, karena keadaan.

Aku berusaha menjadikan apa yang aku inginkan sebagai apa yang aku butuhkan, ternyata aku egois. Itu yang membuat aku belum baik dan mungkin masih harus belajar menjadi baik.

-------

Malam mungkin telah membuat perikatan bahwa ia akan sili berganti menjaga manusia dengan malam-malam berikutnya tanpa lelah. Tapi mengapa kita lelah?

Apakah matahari pun telah ikut berkoordinasi dengan yang maha punya, karena nyatanya ia selalu hadir, datang, dan ada saat manusia butuhkan, tanpa diminta. Tapi mengapa kita hilang?

Aku yakin bahwa bulan telah berjanji pada semesta, bahwa ia akan selalu menerangi malam hingga manusia-manusia dibumi hilang dari peradaban. Tapi mengapa kita ingkar?

Mungkinkah belum cukup hujan memberi pertanda bahwa setiap ia datang, manusia harus bersembunyi, berlindung, dan bernaung ditempat yang teduh. Tapi mengapa kita menjadi kemarau?

Kau tau aku pernah bermimpi bahwa akan datang matahari dimalam hari, atau bulan disiang hari? Rasa-rasanya itu sama seperti aku berharap kau jangan lelah, kau jangan hilang, kau tidak boleh ingkar, dan kau jangan menjadi kemarau.

Aku juga pernah berandai bahwa akan ada hujan diterang bulan yang aku cahayanya kilau menembus jendela, bahkan hingga pori-pori dinding sekalipun. Aku berteduh didalam tempat yang bisa melindungiku, dan aku bersembunyi dari petir yang bisa membunuhku setiap saat, dan aku bernaung untuk kenyamananku sendiri.

Andai sesuatu-yang-pernah-kuanggap-baik itu.
Tapi nyatanya? Aku adalah kamu, dan kamu memang bukan aku. Karena waktu belum mau bersekutu, jadi, aku harus ikhlas lagi.

Posted in , | Leave a comment

Penyakit Gila Nomor Sembilan Puluh Sembilan

Saat ini bathin ku mulai tersiksa. Terkulai lemas merindukan salah satu bintang diantara berjuta bintang di kesunyian malam. Aku mengerti bintang itu tak pernah lagi melihatku. Enggan. Itu katanya. Bintang itu semakin jauh, jauh, dan lebih jauh lagi.

Nyaris Menghilang.
Seperti itu pula nyawaku sudah kuperkirakan lebih dari remuk, terpaku, dan hening. Tak bisa kutepikan rasa ini. Rasa nyata, namun semu. Mungkin sekarang aku sudah terkena penyakit gila nomor sembilan puluh sembilan : tak tahu apa arti nyata dan semu.

Rasa ini nyata, senyata dulu, saat semua disini. Saat bintang masih dipangkuanku, masih mesra bersandar dipundakku. Itu nyata. Namun, tak pernah adanya ucapan, perkataan, hingga aksi dan reaksi, yang semakin meyakinkan ku, kalau rasa ini juga semu.

Cukup menderita saat ini aku dibuat oleh perasaan ku sendiri. Detak demi detak jarum jam pun menertawakanku. Aku tahu apa yang mereka inginkan :
"Pergilah kau, buang jauh semua rasa itu."
Beratus kalimat seperti itu menghujam jantung ini, per detiknya. Mati, aku.

Aku, Tetaplah aku.
Aku seorang anak manusia yang keras. Yakin dengan apa yang akan menjadi jalanku. Meski itu derita, tak apalah. Demi sinar semu yang menyinari. Menyinari tempat lain.

Detik ini,
Keletihanku makin menggila. Gila. Gila. Gila. Murka ku pun sudah diambang batas. Aku lelaki! kenapa aku bodoh seperti ini.

Aku Suram.
Aku bodoh.
Aku hilang.
Oke, aku menghilang.
Insyaallah.

Posted in | Leave a comment

Visualisasi Terakhir

Melihat wajahmu didalam sebuah media Visual, menyiratkan kebahagiaan semu untukku. Tatapan itu, masih seperti yang dulu. Matamu yang indah, alis mu yang rapi, dan bulu mata yang cantik. Persis saat terakhir kau menatapku. Senyuman tu. Ya, jelas tak ada yang lebih indah dari senyuman itu. Senyuman yang indah. Cantik. Mungkin, lebih cantik lagi.

Sekilas dirimu yang pernah menjadi bagian dari perjalanan masa depanku, kau teramat indah. Keindahanmu yang terpancar, tak kuasa membuatku semakin tak mengerti mengapa kau begitu indah. Tatapan terakhir darimu, yang selalu ku ingat ketika kau melengkapi indahnya tatapan mu itu dengan sebuah senyuman yang tak akan pernah kulupakan. Mungkin, itu yang terakhir.

Ya, yang terakhir darimu, Sayang.

Posted in | Leave a comment

Lelaki Perindu

Suatu hal yang tak pernah kubayangkan, ketika suatu hari kuterima kenyataan, Buruk. Bisa kupastikan, mungkin aku akan langsung terjatuh, jari-jariku lemas, fikiranku melayang, ragaku terbang jauh dan sangat jauh, mataku terpana, dan aku akan berkata"Ini mimpi, Tuhan."

Sekarang, kita tak lebih dari dua manusia yang tak saling kenal, tak saling melihat, dan tak saling tahu siapa kita masing-masing. Namun, hebatnya kita menyimpan rindu yang sama. Ya, Aku yakin itu. Hanya saja, rindumu telah bercampur dengan emosi dan kebencian. Jutaan fitnah yang menghampiripun seakan memastikan, bahwa kita telah usai. Sejauh ini, aku hanya berfikir bahwa ini adalah ujian.

Aku tak dsapat lagi melihatmu, apalagi menyentuhmu. Merindukanmu pun sebenarnya tak ingin kurasakan. Aku mencoba sekeras hati melawan rasa ini. Dimana aku tahu, tak kan ada lagi rindu nyata untukku. Semuanya luluh bergeming seiring dengan datang nya skenario-skenario baru yang menghampiri. Menjatuhkan, menghancurkan, dan mematikan.

Tuhan tahu, apa yang sebenarnya terjadi. Tapi, memang mereka yang lebih kuat. Hantaman pada batu karang yang lunak dan goyah. Harusnya Tuhan tahu apa yang harusnya menjadi penjelasan.

Aku benci hal seperti ini, aku gundah menyaksikan tontonan konyol yang mempertontonkan diriku. Adakan jalan cerita baru yang akan kutemui nanti?

Lewat tulisan-tulisan seperti ini, aku menyampaikan ribuan rasa rindu yang sungguh menggumpal di dada. Aku merindukan sosok yang telah termakan rayuan palsu. Sudah tak kuasa lagi aku menahan rasa seperti ini. Sudah habis rintihan hati ini memanggil namamu. Suara lirih ini sudah lebih jauh dan terbungkam.

Apalagi yang harus kukatakan. Aku ingin melihat wajahmu lagi, menyentuhmu lagi. Namun ke tak kuasaan diriku kini, menerima kenyataan hatiku yang sudah kau buang. Kau isi lagi dengan hati yang baru, lebih hebat, lebih gagah, lebih menawan, jauh dari aku. Ya, bukan aku.

Posted in | Leave a comment

Separuh Aku

Aku melamun, termangu, dan terdiam. Jiwaku semakin terhenyak. Entah sudah berpa gumpalan emosi yang kupendam. Aku tahu apa yang aku lamunkan. aku pun mengerti mengapa aku begini. Terdiam hening setiap saat. Seakan aku mencari, dimana diriku sekarang. Aku memang bukanlah aku, dan tak akan pernah menjadi aku. Bila kuterus begini. Ragaku kicau bersuara, namun hatiku tak sepenuhnya ada. Aku yakin, "Aku" sedang terbang ke tempat yang jauh, bersemayam disana, dan buntu dipersimpangan. Dimana "Aku"? Kembalikan "Aku" pada diriku, Tuhan.

Apa yang aku fikirkan semakin membuat jiwaku kosong. Aku merasakan, "Aku" semakin jauh dengan diriku. Terlalu cepat diriku rentah, terlalu dini "Aku" musnah. Dosa yang menggumpal dinadiku, mungkin sudah akan pecah secepatnya. Terlebih, dusta ini semakin mengikiskan harapanku untuk menemukan, "Aku" lagi. Aku yakin bahwa "Aku" telah keluar dari jalan persimpangan buntu, pergi jauh, lebih jauh, dan sangat jau dari diriku sekarang.

Aku sangat merindukan "Aku". Aku rindu rindu semua yang pernah "Aku" rasakan bersama diriku. Aku rindu memeluk diriku sendiri, dan rindu semua yang ada pada "AKu". Dosakah aku apabila merindukan, "Aku". Ataukah lebih hina lagi jika kuingin bersama diriku, lagi.

Aku merindukan dikala "Aku" menggenggam halus hatiku. Merasakan setiap kristal-kristal lembut yang ada didalamnya. Menikmati setiap butiran-butiran dahsyat yang tak terlupakan. Menjaga, merawat, dan melindungi "Aku" dalam keheningan bulan.

Tapi, apakah benar. Sekarang, "Aku" bukanlah aku yang dulu. "Aku" telah pergi bersama jiwa yang lain. Jiwa yang putih sutera dan sesempurna ciptaannya. Tidak! tidak! aku yakin dan percaya, "Aku" masih terkunci didalam hatiku. "Aku" masih tersisa didalam lubuk hatiku yang teramat dangkal. Itu artinya, "Aku" sepenuhnya masih milikku, hanya saja belum bisa kutemukan saat ini.

Ntah sekarang apalagi yang harus kucoba. Tak terhitung berapa huruf yang kutulis demi, "Aku". Berapa ton cinta yang kudambakan dari, "Aku". Aku sayang "Aku". Aku cinta "Aku". Dan kuinginkan "Aku" kembali lagi bisa bersamaku, dan tersenyum untukku. Karena Separuh Aku, Dirimu. . .

Posted in | Leave a comment

Sayang

Kau ingat, "Sayang" kapan terakhir kau lihat aku
Kau tersenyum untukku, kau pegang lembut pipiku
Kau genggam erat tanganku dan kau cium mesra cintaku

Teringatkah engkau, "sayang"
Saat terakhir kau lambaikan tanganmu untukku
Kau cium ikhlas tanganku
Dan kau sandarkan kepalamu dipundakku

Ingatkah kau, "Sayang"
Saat terakhir kau panggil aku Sayang
Kau terakhir katakan Sayang padaku
Dan terakhir kali kau peluk sayang semua cintaku

Apakah aku berdosa, "Sayang"
Ketika kurindukan tawamu untukku
Saat ku kenang tangisan kita berdua
Kurindukan wajah cantikmu
Aku rindu tutur kata lembutmu
Dan aku rindu kamu. . .

Apa yang bisa kulakukan saat ini
Memeluk rinduku untukmu
aAtau memeluk semua kedustaan yang telah terjadi
Aku rindu semua yang kau milikki, "Sayang"

Posted in | Leave a comment

Aku Pergi

Kau membenciku sekarang
Kau jauhi aku karena takdir yang begitu kejam untuk kita
Kau buat kesuraman diriku bercampur dengan lengkapnya hitam diatas hitam
Semua jemariku lemas manakala aku merindukanmu
Aku rindu saat-saat merpati terbang tinggi
Aku rindu ketika bunga mawar bermekaran
Dan aku rindu lagu anugerah terindah itu

Putus nadiku kini ketika kuingat semua itu
Bongkahan es kutub utara mencair, tak relakan aku merindukanmu
Kelelawar menghantuiku pada kegelapan
Ketika kusebut namamu dalam sepi

Kesepian ini ciptaan ku sendiri
Aku yang terlebih menghempaskan jiwamu
Kuremukan jantungmu, dan kuracuni fikiranmu
Namun semua ini bukan inginku
Kateika rasa cinta pergi diiringi dengan air mata
dan rasa sayang semakin pudar ditelan teriknya sang mentari

Hari ini dan detik ini pula kenyataan aku kutelan
Merpati itu telah mati dibunuh
Mawar merah telah berubah menjadi mawar hitam
Dan takkan ada lagi bisikan lagu anugerah terindah
Yang ada lagu hening darimu.. "Aku Pergi.."

Posted in | Leave a comment

Jangan Buat Gue Marah

Selayaknya gue sebagai makhluk tuhan paling menawan ( kata gue sendiri ),gue masih muda , usia gue 17 tahun ( sebelum masehi ) , dan di usia yang segitu gue kadang bersikap ababil. Labil yang gue rasakan diantara nya gue yang suka marah marah. Ya itu sangat manusiawi memang, marah atau kesal pasti dirasakan oleh setiap manusia apabila mereka terganggu, terusik, atau dijahilin. Gue juga kadang berfikir, apa yang kadang bisa membuat gue marah.

Jadi kalian sebagai pembaca tulisan gue ini, kalian mungkin harus mengetahui apa penyebab gue suka marah, biar kalian kagak buat gue marah, disini akan gue lengkapin dengan beberapa hal absurd lainnya.

" Jangan Ganggu Gue Kalo Gue Lagi Tidur "
kata emak gue, kalo gue lagi tiduyr itu persis banget sama orang yang udah mati, jadi apabila suatu hari gue tidur lurus telentang dan dengan tangan yang rapat ke perut, mungkin orang tua gue udah nangis dan mengkafani gue. Gue kalo lagi tidur emang paling susah dibangunin, udah diteriakin atau disiram air comberan sekalipun gue belum tentu bangun. Atau lebih parahnya nanti, ketika ada boom meledak gue tetap akan tertidur pulas dan menganggap suara itu hanya anjing yang menggonggong.
Mungkin cuma ada satru hal yang bisa bangunin gue dari tidur gue itu, yaitu lu taruh aja kucing di dekat kuping gue, dan ketika gue mendengar suara "meong" nya itulah gue akan terbangun dan lari terbirit-birit.

Tapi gue udah bilang, jangan lakukan itu, karena itu hanya akan mengganggu aktifitas tidur gue aja, dan tentunya gue akan marah.
Karena pernah kejadian, waktu gue lagi tidur pulas pada siang hari, tiba-tiba gue dipaksa bangun sama emak gue hanya untuk menjemput adek gue disekolah nya, tentunya dengan segala rasa amarah didada, gue sangat kesal dan kekesalan itu semua gue luapkan pada adek gue itu.
Karena kalo amarah nya gue luapin ke emak gue, gue pasti udah dikutuk nya jadi batu.

"Jangan Ganggu Gue Kalo Gue Lagi Halangan"
Ayoo..? pasti mikirnya udah kemana-mana kan? gini deh gue kasih tau aja,
halangan disini gue arti'in sebagai "Gue yang suka kesel kalo apa yang gue inginkan itu tidak terpenuhi alias terhalang" . "Iya, gue sebagai manusia yang masih labil tentunya kadang memiliki keinginan-keinginan yang konyol, dan juga sering marah kalo semua itu tidak terpenuhi.

Sevagai contoh, gue suka kesel kalo minta duit dengan emak gue, tapi bukan nya dikasih, malah kena omelan nya.

    Gue    : Emak, minta duit dong ?
    Emak : Minta berapa? kan baru kemaren ditransfer 10juta.
    Gue   : Cuma minta dikit mak, 100ribu aja, ada gak?
    Emak : Udah nak, kamu gak kasihan apa sama adek kamu, dia kan juga mau jajan,
                emak gak ada kalo 100ribu, uang nya jutaan semua.
    Gue   : *bunuh diri*

itu hanya gambaran kecil hal yang kadang bisa buat gue galau, kesel, terus marah.

Marah itu sejati nya sangatlah manusiawi kan masbro / mbaksist ?
tapi marah gue aja yang unik dan lain daripada yang lain. Gue punya cara unik buat ngelampiasin kemarahan gue sendiri. Caranya adalah kemarahan gue, gue lampiasin ke dalam WC aja.
WC dengan gue itu udah akrab banget, jadi kami udah bersama sejak gue Jatuh cinta padanya saat boker an yang pertama.
Dia itu udah tahu banget tentang gue, dia yang dengerin curhat gue yang udah kayak orang gila, gue nangis, atau gue teriak-teriak di dalam air, dia setia dengerin gue. Dan lebih utama adalah itulah tempat boker paling nyaman sedunia.
So, marah itu tidak harus menghabiskan energi yang banyak-banyak, rugi banget kalo marah buat maen kasar aja, lebih baik selalu berpositif terhadap emosi kalian dan lakukan pembokeran saat anda sedang marah, nhiscaya kelegahan lah yang akan anda dapatkan :)

Posted in | 2 Comments

Kopelan Tulisan Galau

Sebaimana mestinya, seorang yang jatuh cinta harus siap mendapatkan rasa.
Rasa yang didapatkan pun beragam, yang jelas bukan rasa strawberry atau anggur, tapi rasa cinta dan galau.
Galau yang gue rasain saat itu ya seperti pada umumnya,
Suka - Jadian - Berantem - Putus - Galau .
Itu sebuah siklus singkat yang pernah gue rasain dulu pastinya,
namun kalo anak-anak sekarang berkata, kalo mereka mudah buat move-on ya tapi tidak semudah itu .
Move-on bearti berpindah. Ya, dari satu hati berpindah ke hati yang lainnya, tapi gue mencoba menutupi semua kegalauan gue dengan menulis.

Ya, seperti yang kalian ketahui, dengan menulis mungkin perasaan hati akan sedikit tenang,
meskipun rasa pedih nya masih teramat terasa, itu hal yang wajar, tapi selagi kita bisa menyikapi semua rasa galau itu dengan sepantas dalam batas logika kita, yakinlah, galau itu akan bisa terobati.

Berikut gue post kembali hasil tulisan-tulisan galau gue,
hampir sama temanya dengan posting gue sebelumnya, hanya saja kemarin pada saat gue fallin in love , ya tapi sekarang ketika gue lagi galau.

Tlah kukatakan yg seharusnya memang ku katakan
tlah ku ucap apa yg ada di hatiku

seuntai kisah indah
yg pernah terukir di masa lalu
sebuah kisah cinta
yg tak ternilai harganya

rasanya ingin kupeluk dirimu
ingin kucium keningmu
agar semua ini hilang
dan cerita kita menjadi satu kenangan
hanya kau dan aku yg merasakan

tapi kini kusadari diri
tak mampuku utk meraihmu
kisah yg brakhir dengan airmata
harus di bayar mahal dgn
pengorbanan yg kuberikan sejak dulu 


Penjelasan Tulisan :  Beneran deh kagak bohong, tulisan ini gue buat pas hari pertama gue galau. iya, saat gue pertama putus, sakit emang :( tapi ya harus selalu gue jalanin apa yang ada, karena gue yakin akan mendapatkan sesuatu yang lebih indah darinya, meskipun gue katakan tetep dia yang terindah :( haha tetep deh.
Jadi tetep deh saran emas gue, buat galau lu lebih berkualitas aja :) gak perlu lah nangis, ya kalo sekali-sekali gak masalah sih haha.


ada lagi nih , kopelan tulisan galau gue yang teramat galau .
yang sungguh deh, mengiris hati, menusuk jiwa lu yang bacanya, gak deh becanda
tapi baca dan resapi aja deh makna nya yang ebenarnya gak penting sih, tapi wajib dibaca :


#1)
dikala kesunyian hatiku rasa
dikala cinta yg tulus tlah runtuh
menghancurkan hatimu
melenyapkan mimpi kita

segenap jiwaku seperti
sosok paling hina dan berdosa

sekarang, esok, dan seterusnya
tak akan ada lagi canda tawamu
resapan suara indahmu
dan belaian mesra hatimu

malah akan ada kebencian
hinaan bahkan caci utkku
kebencian yg ku buat
air mata yg kuberikan
setelah semua terjadi



#2)
 malam kelabu kembali datang
angin malampun tak menenangkan hati
dan datang lagi hati yg sunyi
semakin menggenapkan malam buruk ini

kata maaf tak mungkin kau terima
kata cinta sudah pasti kau buang
dan bodohnya ketika ku yg
meludahi semua cerita indah kita

semua janji yg ku ucap
semua kata yg terucap
skrg runtuh bersama semua
kenangan indah utkku
namun buruk utkmu

rasa yg sama slalu ku pendam
namun semua tlah percuma
kw takan menginginkanku lagi
mungkin kau menginginkanku mati



#3)
ku hanya terdiam meratapi
kelabu nya dunia
suramnya hatiku
dan musnahkan cintaku
akan kenangan bersamamu

tak sesekali ku menangis
meratapi yg terjadi
hanya mungkin smua tlah terjadi
dan tak akan kembali

ketika ku terbayang akan parasmu
sosok indah nan suci
yg tlah ku hancurkan
ketika ku menyentuh hatimu
se akan semua tlah berbeda

kemana arah tangisan ini
kemana jiwa ini berpihak
dan musnahkan cintaku
yg sebenarnya tulus untukmu



Wah, banyak kan? sebenarnya lebih banyak lagi tulisan yang gue buat,
tapi gue malu posting nya, maklum aja tulisan nya gue buat udah lama banget, tepatnya waktu gue masih alay. gak deh, bukan alay, tapi tepatnya gue masih labil. (sama aja)
Udah tulisannya gak bisa gue baca, hingga hurup kapital nya yang ada di tengah-tengah kalimat. aduh hina banget gue dulu yah? tapi alhamdulillah nya gue udah digariskan tuhan buat selalu nulis.
Maksudnya nulis sesuatu yang lagi ada di mood gue

Tapi, ngeliat tulisan-tulisan gue yang jadul-jadul, gue kembali berfikir, kenapa udah dari dulu ya gue ngerasain hal yang sebenarnya belum pantes gue rasain, terlalu cepet dewasa atau gue nya aja yang beneran labil.
Whateverlah, yang penting gue tetap bisa membuat suatu hal yang bermakana, meskipun tidak buat orang banyak, setidaknya cuma buat gue dan yang lagi ngebaca blog gue ini yah :) Amien

Terakhir gue bilang, mkasih banyak ya yang udah ngerekain wakutunya buat ngebaca tulisan gue ini :)
dan tetaplah menjadi mausia yang berkualitas,
jangan pernah kenal galau, kalo kalian tidak berkualitas,
ya karena seorang yang berkualitas sudah biasa menghadapi kegalauan,
karena mereka pasti akan tahu, apa yang harus mereka lakukan dan mereka akan membuat galau itu menjadi suatu hal yang positif bagi mereka .

Posted in | 2 Comments

Menghargai Itu Harga Mati

Wanita cenderung mengelompokkan lelaki itu dalam dua hal . Yang pertama itu bajingan, atau kalo tidak bajingan pasti dia homo ( itu kata raditya dika ). Emangnya hidup para lelaki itu sesuram itu apa? gue sendiri heran, hina banget sikalo gue sebagai lelaki tampan dan maskulin. Gue dulu juga pernah dibilang bajingan, tapi kalo gue bajingan, kenapa masih banyak yah yang mau deket dengan gue?
Tapi alhamdulillah gue juga sempat dibilang homo, tapi gue tegasin lagi deh, homo cuma buat temen gue dek :) . Maskulin atau tidak nya seorang lelaki itu gak penting. Yangpenting dia normal apa kagak?

Sebaliknya menurut pendapat gue DULU, wanita sendiri punya dua tipe. Kalo gak Racun, berarti perusak.Gak akan gue jelasin kenapa gue bilang seperti itu, karena gue tidak akan menyindirsiapapun disini.
Lebih baik gue ambil hal-hal penting untuk gue share kesini contohnya : Mengapa wanita itu cengeng ? , Mengapa Wanita itu cerewet ? , dan Mengapa wanita kencingnya pasti jongkok ? ( haha itu teramat absurd )

Dalam kehidupan, wanita memang sering membuat gue kesal dengantangisan-tangisan gak penting mereka, dulugue emang muak dengan orang cengeng, tapi gue terkadang malahjatuh cinta karena tangisan mereka. (whatever)

* Mengapa Wanita kebanyakan adalh Cengeng ?
Menut penelitian, wanita memang memiliki sebuah organ dalam otaknya yangdisebut otak mamalia ( maaf gue lupa nama sains nya, maklum gue ini anak ips ). Otak mamalia sendiri berperan penting untuk merangsang kerjadari perasaan wanita. Bisa dibilang, otak mamalia ini sebagai otak perasaan. Apabila wanita sedang mengalami kejadian yang membuat perasaannya menjadi galau, maka mereka akan merasakan sakit yang teramat keras, bahkan guru gue mengatakan bahwa cara kerja otak mamalia wanita saat merasakan sakit pada perasaannya 80 kali lebih cepat dari kerja otak laki-laki. Maka dari itu wajar apabila ada masalah sedikit, kebanyakan wanita lebih banyak nangis, nangis, dan nangis.

Yang kedua wanita bisa saja berbuat hal-hal yang aneh diluar batas logika kita. Contohnya: Apabila wanita sedang galau sat diputusin pacarnya maka bisa saja dia berniat untuk lompat dari pohon cabe ( itu sangat diluarlogika.! udah tau mau bunuh diri. malah loncat dari pohon cabe, kalo mau loncat dari monas sana).
Mengapa itu bisa terjadi? karena didalam hipotalamus (masih dalam otak) yang letaknya dekat amikdal, dapat merangsang wanita untuk berbuat yang aneh, akibatnya perasaan yangteramatgalau tak terkendali.

Sebaliknya, saat lelaki yang merasa galau saat diputusin pacarnya, kebanyakan dari mereka berkata " Yaudah, susah amat, Cari yang baru aje" . Itu bukan tanpa sebab, karena otak mamalia lelaki berbeda dengan wanita dan cara kerjanya sangat lambat. Jadi tak heran apabila wanita sering menyebutkan bahwa, "Lelaki tu gak punya perasaan" , itu sangat wajar.
Lelaki emang udah ditakdirin buat kayak gitukali ye, dihina oleh wanita, padahl kan emang udah koratnya, haha dasar racun.

Berikutnya gue share lagi, menurut penelitiannya dan dipaparkan kembali oleh guru gue bahwa dalam sehari kebanyakan lelaki mengucapkan 6000 kata. Hanya 600 kata. Dan sebaliknya, nilai yang sangat fantastis waktu itu gue dengar yaitu kebanyakan dalam sehari wanita menghabisan 20.000 kata untuk berbicara. itu gila banget !

Lu bisa bayangin perbedaan pada saat nyokap atau bokap lu yang lagi marah. Kalo bokap itu cenderung dingin, singkat, padat , jelas, namun tetap menyakitkan. Tapi kalo nyokap lu yang marah, sampe tornado datang dikira nya cuma anjing menggonggong ( astagfirullahal adzim maafkan anakmu ini bu)

Jadi yang jadi pertanyaan gue " Lelaki yang irit kata, tau emang dasar wanita aja yang cerewet ? "


dan ada lagi pertanyaan yang kagak kalah rumitnya dari muka gue.
" Kenapa kebanyakan anak bayi lebih nyaman saat digendong ibunya ketimbang ayahnya? "


Jawabannya, karena pada saat menggendong anaknya, sang ibu selalu mengendong disebelah kiri, dalam kata lain dekat dengan jantung ibu. Anak menyukainya karena di jantung ibu itu akan terdengar bunyi detakan jantung yang mungkin dianggap musik tersendiri oleh sang bayi. Keuntunganya, saat sang ibu menggendong anaknya disebelah kiri, jadi tangan kanannya bisa dipergunakan untuk mengerjakan hal yang lainnya, seperti menyapu, makan, hingga menggendongsuami nya juga.

Jauh berbanding terbalik saat sang ayahyang menggendong bayi nya. Karena kebanyakan sang ayah menggendongdi sebelah kanan. Loh kenapa bayi nya gak suka? karena ketek ayah nya yang busuk.

Keahlian dalam segi berbahasa pun antara lelaki dan perempuan itu berbeda, mengapa demikian?
Wanita lebih cenderung menggunakan otak kianan nya untuk berbicara, karena pada otak kanan wanita lebih bisa menggunakan perasaannya untuk menyampaikan kata-katanya, dan wanita sangat berhati-hati untuk menyakiti lawan bicaranya. Sebaliknya, lelaki menggunakan otak kirinya yang sebenarnya  lebih kaya akan akan bahasa, namun mengapa terkadang perkataan lelaki lebih menyakitkan dan tegas?

Karena sistem kerja otak kiri itu spontan dan langsung, sehingga kebanyakan lelaki cuek dengan apa yang ia ucapkan.

Gue tegaskan disini, gue tidak mendiskriminasi kaum apapun, gue hanya ingin membagi sebuah pengetahuan yang gue ketahui yang terjadi antara kaum adam dan kaum hawa. Mereka cenderung menganggap remeh masalah ini, padahal initidak bisa dibiarkan terus menerus.

Tuhan menciptakan kita dengan kelebihan dan kekurangan asing-masing. Tapi pantaskah kelebihan itu kita sombong-sombongkan? atau kekurangan mereka yang kita hina? Tidak! itulah tujuan Tuhan menciptakan manusia dengan beragam ciri watak danjenis kelamin nya. Agar mereka saling menghargai dan melengkapi segala kekurangan sesama mereka. Tidak diciptakan untuk saling diskriminasi dan interpensi .

Wanita ! walaupun menurut gue kalian racun, tapi mau apalagi? itu udah kodrat kalian begitu yang kebanyakan terlihat cengeng dan cerewet.
Lelaki ! Lu bajingan ya? atau lu Homo? no coment deh

Disini gue tegasin lagi, bahwa terima sajaapa yang telah di anugerahkan oleh tuhan. Apapun itu, percayalah, ketika sekarang kita memiliki kekurangan, maka kekurangan itulah yang akan membuat kita mendapatkan kelebihan.
Gak ada yang lebih hebat antara wanitadan Pria kecuali kalo lu adalah seorang Waria :)

Posted in | Leave a comment

Kepulauan Galau

24 Februari, disuatu hari yang sangat tidak cerah gue ngalamin kejadian yang mungkin suram banget. Gue gak pernah nyangka akan ngalamin hal sehina ini. Tolong ! Tolong jangan ada yang tertawa baca cerita gue ini, karena gue ngerasa hina banget kalo kalian semua ngetawain gue. Kali ini gue akan coba buat serius.

jadi ginbi, gue ngerasa galau banget hari itu. Gila! Galau gue mungkin udah nyampe stadium penyakit galau antrax (sapi gila). Betapa tidak, hari yang harusnya membuat gue tersenyum, tertawa, gembira, riang, hingga kegirangan, Malah membuat gue hancur, sedih, hina, galau tingkat antrax (dua kali).
Bisa lu bayangin betapa bego nya gue saat itu, yang persis orang jena antrax (tiga kali).


Gue  sebenernya males nulis cerita kayak ginian, namun berhubung mood gue dateng dengan air mata gue, dan sisasisa antrax gue kemarin (cukup!!) gue mencoba menulis cerita kayak ini. Karena sebenernya gue emang udah muak dengan cerpen-cerpen lopek.
jadi sekali lagi gue minta jangan ada yang ketawa baca cerita gue, semua nya harus nangis setelah selsai baca cerita gue ini. yang ketawa gue sumpahin dia bisulan.

Ditanggal suram itu, gue naglamin suatu hal yang lebih suram lagi dari wajah gue. Kalo lu udah baca cerita gue yang " Biogalaunologi " , gue lagi ngalamin galau pink.
You know mean of GALAU PINK ?? yeah, gue abis putus dengan pacar gue.
Ahh.. GALAU :(

Hari itu memang na'as buat gue,
Ceritanya gini :
Pertamanya emang gue lagi ada masalah dengan dia, tapi itu gak mungkin gue ceritain, karena terlalu intim buat kalian ketahui, biar gue, dia , dan tuhan yang tahu. Betul tidak ?

" Kenapa si kamu gak pernah ngerti aku? " dia bertanya dengan nada tinggi namun tidak setinggi suara mariah carrey.

"Ngerti gimana maksudnya? aku kan selalu ngerti kamu?" gue jawab dengan santai.

"Tuh kan! Tiap aku yang marah, pasti kamu jawab nya maen-maen, malah pake ketawa " Nada nya makin tinggi.

" haha Sayang, sayang, buat apa coba aku ikutan marah, aku gak mau, kalo aku marah, kamu marah, malahan ancur jadinya" Dan itulah gue, setiap dia marah, emang sengaja gue ajak maen-maen. Marah itu gak ada gunanya, gak penting, malah cuma nyusahin malaikat yang nyatet dosa kita aja .

"Ah sudahlah ! Sampe disini aja kita ! aku gak mau masalah nya tambah panjang " mendengar kaliamat itu jantung gue udah dad-dig-dug-derrrrr ! malahan gue udah mikirin hal terburuk yang akan terjadi.

"maksudnya ?" Gue balik nanya dengan perasaan harap-harap cemas.

" KITA PUTUS AJA ! " dengan nada lantang.

Oooooohhhhhhhhhhhhh anjrit ! gue lemes, gue udah gak bisa ngomong apa-apa lagi, gue diem aja, dan ngomong seadanya. Terus gue teringat dengan tulisan Raditya Dika dalam bukunya Manusia Setengah Salmon nya, bahwa ada cara yang bisa dilakukan sang cowok saat diputusin ceweknya :

Cara pertama, gue masih bisa sok cool depan dia, tetap dengan tatapan mata yang biasa-biasa saja, bibir tidak terlalu manyun, hidung tidak terlalu mekar, dan tanggepin omongannya dengan santai yang buat gue bisa keliatan ganteng depan dia, yah padahal mau gimanapun gue gak akan pernah keliatan ganteng.
saat dia tetap ngotot sama keputusannya, gue akan santai menjawab :

" Ohh putus ? .. Okedeh . ! " ( padahal dalem hati teriak JAANGGAAAAAANNNNN )

Cara yang kedua, gue juga bisa bilang gini :
" Yakin kamu mau putus? " ( dalem hati merengek TIIIIIIIDDAAAAAAAAAAKKKKKKKK ) dan secepatnya gue keluar dari tempat itu dan segera gue naik elang raksasa yang gue parkir disana dan gue naikin, gue akan terbang ke langit ke-8, seraya berteriak sekencang-kencangnya : JAAAAAAAAAANGAAAAAAAAAAAAAAAAAAAANNNN TUHAAAAAAAAAN !!
Biar gue gak keliatan bego beneran depan dia.

Cara yang terakhir, yang menurut gue paling ekstrem. Harus gue ulang 1000x buat mikir ngelakuinnya. Cara itu adalah, gue secepatnya bertindak sebego mungkin depan dia, ketika gue lari keluar dari tempat itu, dan gue akan cari mamang bakso langganan gue buat gue sundul gerobak mamang itu dengan sekuat tenaga gue, dan tidak lupa gue teriak : " GUE GAK MAU PUTUS BEGO !! "
Tapi sayang sekali, mamang bakso langganan gue tersebut lagi tidak berjualan, beberapa saat itu dia sms gue dan isi nya adalah :

" Maaf para pelanggan setiaku, saya hari ini tidak dapat mengoprasikan bakso berikut gerobaknya dikarenakan ada meeting dengan client saya di kambang iwak, Terimakasih "

Mau tidak mau emang gue harus terima semuanya, karena menurut gue seorang yang mengajak pisah, gue tidak akan punya hak buat menghalangi langkahnya, dan gue akan persilakan dia pergi denganlapang dada gue, karena itulah jalan yang sudah ia pilih buat hubungan ini.

Gue emang cinta, gue sayang, gue juga kehilangan! Tapi gue bukan pengemis cinta, ataupun banci cinta!
Gue petualang cinta yg terdampar di kepulauan galau, dan gue dikelilingi padang pasir cinta, yg diselingi rumput airmata.

Tapi gue pastiin kalo gue bakal melalang buana ke pulau bahagia dengan tersenyum indah meski tanpa seorang yang paling gue sayang.

Dia pergi dengan indah, dia juga hilang perlahan karena airmatanya. Atau rumput ini akan musnah? musnah hilang seiring dengan perginya sang matahari. Benar sekali, malam yang akan datang bersamaan dengan kegelapan yang teramat tragis, tragis mendekap gue. Aku adalah fakir cinta !

Gue emang beneran meneteskan airmata saat gue nulis ini, itulah alasan kenapa gue benci nulis-nulis yang kayak gini, udah kayak banci gue disini. Ini bener-bener pertama kalinya gue nulis yang ginian. Mungkin gue kualat ye, kemaren gue ngatain si Deka yang sepanjang hidupnya menjadi fakir cinta, dan gue akan teriak , oh temanku Aku ikuuuuttttt! menjadi fakir cinta , bukan berarti jomblo.

Pengalaman ini memang suram, suram sekali, gue fakir cinta , bukan jomblo, terimakasih :)

Posted in | Leave a comment
Diberdayakan oleh Blogger.

Search

Swedish Greys - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.